📝 Bunda bertanya, Ustadzah Nurul Menjawab
MAWA GABUNGAN RUMPUN MI AHAD 18 OKT 2020
1️⃣ Anak dilarang menonton TV & bermain HP, jika menonton tayangan edukatif seperti film kartun islami atau games pembelajaran bagaimana❓
Boleh saja dengan catatan :
- Jangan jadikan kegiatan tersebut sebagai rutinitas yang terus berulang, namun hendaknya orang tua lebih mengarahkan anak untuk membaca atau menulis buku.
- Orang tua harus mendampingi anak selama mereka menyaksikan tayangan tersebut.
- Orang tua yang mencarikan tayangan atau film apa yang akan dilihat anak.
🖍️ Untuk anak usia SD/MI kurang baik apabila istirahatnya hanya diisi dengan bermain games/hp & menonton TV.
Anak usia SD/MI butuh pembelajaran etika & tata cara dalam pergaulan, kalau interaksinya hanya dengan games/hp/tv, anak akan mengalami masalah dengan interaksi sosialnya. Karena anak tidak terlatih dalam mensikapi gangguan sosial.
Yang ada anak akan mendapatkan pendangkalan syariat, terlebih jika tidak ada pendampingan dari orang tua, maka dalam hal ini wajib hukumnya mendampingi anak.
Untuk itu penggunaan medsos harus diminimalisasi.
🖍️ Anak usia SD/MI butuh interaksi sosial, butuh menggerakkan tubuh untuk kekuatan fisiknya.
Belum lagi gangguan lain yang akan dialami anak yang terbiasa bermain games/hp atau menonton tv. Seperti gangguan emosi, sosial, kognitif yang tidak berkembang dsb, akhrnya anak menjadi malas, pemarah/emosi yang meledak-ledak, dipanggil oranh tua susah, malas mandi dan masih banyak lagi efek negatif lainnya.
Wal ‘iyadzu billah..
📝 Bunda Bertanya, Ustadzah Nurul Menjawab
MAWA GABUNGAN RUMPUN MI BQ
AHAD 18 OKT 2020
2️⃣ Bagaimana solusi bagi anak yang mengalami gangguan kepribadian dan anak tersebut sudah baligh❓
- Perbaiki aqidahnya.
Kalau anak aqidah wa syari’ahnya belum benar, jangan dilepas dengan teman apalagi dengan HP, orang tua harus mendampingi terus. Berikan therapy tadabur qur’an, tilawah bersama membaca maknanya atau dengan mengikuti kajian bersama. - Minta anak untuk menjalankan syariat yang belum dia kerjakan.
Buatlah daftar lis syariat apa saja yang belum dia kerjakan, fokus pada satu syariat yang orang tua ingin segera anak kerjakan.
Misalnya anak perempuan yang belum menutup aurat, bacakan dalilnya, lalu dampingi saat dia belajar menutup aurat.
Begitu seterusnya untuk syariat lainnya.
Nanti selama berinteraksi anak akan mempunyai kesadaran salahnya apa. - Dampingi selalu anak dalam setiap kegiatannya di rumah seperti saat sebelum tidur, ngobrol, diskusi untuk mengurai kepribadianya, memasak, berkebun dsb.
Hal ini penting dilakukan dalam rangka membangun habit bersama, jalinlah kedekatan bersamanya. Jalinlah perasaan dia adalah kita, dan kita adalah dia, bersama orang tua & anak membangun persahabatan.
🖍️ Treatmen anak hebat bisa diberikan untuk anak yang mengalami ganguan kepribadian.
Misalnya kalau gangguannya emosi, ajarkan anak untuk :
👉🏽 Berwudhu
👉🏽 Istighfar
👉🏽 Sholat sunnah
👉🏽 Membaca al qur’an
👉🏽 Tidur
Begitulah cara rosul mengajarkan kita meredam gejolak emosi yang tidak terkendali.
🖍️ Lakukanlah treatmen di atas, dengan rasa idrok sila billah, dan di setiap akhir treatmen bermunajatlah kepada Allah, doakan kebaikan-kebaikan untuknya, dan terus dampingi anak untuk melakukan kebaikan-kebaikan.
🖍️ Apabila anak suka berteman namun temannya tidak baik, orang tualah sebagai pengganti temannya. Jadilah teman yang baik untuknya..
Wallahu a’lam bish showab
📝 Bunda Bertanya, Ustadzah Nurul Menjawab
MAWA GABUNGAN RUMPUN MI BQ
AHAD 18 OKT 2020
3️⃣ Anak sudah diperintah mengerjakan sesuatu tapi tidak menurut, sudah dibujuk tetap tidak dikerjakan, apakah harus dipaksa❓
Biasanya anak bersikap demikian ketika ibu bicara kepadanya, anak tersebut sedang :
- Menonton tv
- Bermain hp/games
- Bermain dengan saudara atau temannya
Apabila ibu ingin memiliki anak yang patuh pada orang tua, lebih baik tidak usah menonton tv dan bermain hp, kecuali untuk media pembelajaran.
Karena apabila anak sudah betinteraksi dengan 2 benda tsb, anak akan lupa diri, lupa waktu, apalagi jika tidak ditemani.
Orang tua harus pandai memanage waktu anak.
Persiapkan waktu sela/jeda untuk belajar.
Misalnya KBM Online mulai jam 7.00 maka jam 6.30 orang tua sudah mempersiapkan semua keperluan belajar anak, mulai buku tulisnya, pensilnya, meja belajar dsb, paling tidak ada waktu setengah jam untik mengkondisikan segalanya.
Setelah pembelajaran selesai baru boleh main.
Dibujuk tapi difasilitasi dengan tv & hp.
Padahal hp & tv hanya melatih naluri anak.
Anak yang distimulan hanya Insting atau nalurinya saja akan tumbuh & berkembang seperti hewan, anak akan menjalani hidup seperti hewan, hanya untuk makan, minum, bab, atau mengerjakan apa saja untuk mengejar kepuasan. Sampai kapan? Sampai masuk liang kubur (Qs At Takatsur).
LINK YOUTUBE MAWA GABUNGAN RUMPUN MI :
