Sambutan Pengasuh Pondok Pesantren tahfidz al-Qur’an Bait Qur’any
Oleh : ustadz Nurul Habiburrahmanuddin
Peristiwa yang terjadi akhir tahun 2020 ini sangat membuat umat Islam sedih, pembunuhan serta pembantaian umat muslim serta kriminalisasi ulama, peristiwa yang terjadi akibat lemahnya aqidah serta rusaknya akhlaq. kita harus siap untuk melahirkan calon generasi ulama besar dan pemimpin. Fitrah manusia terbagi 2 : yang pertama fitrah dendam dan yang kedua fitrah memaafkan, Islam telah mewadahi hukum qisas seperti dalam kutipan surah al- maidah ayat 45, “Kami telah menetapkan bagi mereka di dalamnya (Taurat) bahwa nyawa (dibalas) dengan nyawa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada qisas-nya (balasan yang sama). Barangsiapa melepaskan (hak qisas)nya, maka itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang zhalim.” Santri bait qur’any dibentuk bukan hanya sebagai generasi penghafal al-Qur’an tetapi untuk menjadi pemimpin yang dapat menegakan syari’at karena di zaman sekarang jika hanya menjadi ulama maka akan dipersekusi.
Kajian Mawa
Oleh : Usth. Dr. Nurul Hikmah M.A.
وَٱلسَّلَٰمُ عَلَىَّ يَوْمَ وُلِدتُّ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا
“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”. ( Q.S. Maryam : 33 )
Kesejahteraan dan keamanan dari Allah terlimpah padaku sejak hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan dalam keadaan hidup kembali pada hari kiamat. Adapun dalam tafsir ibn katsir ayat ini mengandung itsbat li ubudiyyahillah ( penetapan dari Allah kepada nabi Isa sebagai hamba Allah S.W.T ) adapun pengertian toleransi dalam beragama menurut Islam lakum dinukum waliya din, bagimu agamamu bagiku agamaku.
1. Membiarkan umat lain beribadah dan tidak mengganggunya.
2. meninggalkan semua peribadatan mereka, tidak ikut merayakannya, termasuk tidak ikut mengucapkan selamat kepada hari raya non muslim.
Contohnya : tidak melakukan aktifitas seperti makan makan, party, jalan-jalan, dan ikut menyalakan kembang api.
Abdullan ibn amr mengatakan “siapa yang tinggal di negeri orang kafir ikut perayaan nairuz dan mihrajan ( hari raya orang majusi ) dan meniru kebiasaan mereka, sampai mati dia akan menjadi orang yang merugi sampai pada hari kiamat” jika seorang muslim sudah mengikuti jalan generasi sebelumnya, maka akan merugi.
Desain Liburan Selamatkan Generasi berfokus pada aqidah dan syariah kemudia selamatkan dari bahaya social media. Contoh focus terhadap aqidah harus dibersamai oleh orang tua dan anak dalam menjaga syariat, kemudian dampak dari kecanduan social media sangatlah fatal Karena dapat mengakibatkan kerusakan pada otak anak, terutama anak jadi tidak senang belajar, rendah motivasi, tidak ada rasa tanggung jawab, dan puncaknya rusaknya perilaku akhlaq. Kerusakan otak akibat nonton film bagi anak bagaikan kerusakan otak karena narkoba.
Desain liburan keren calon ulama :
- Ibadah wajib dan sunnah
- Kegiatan bantu orang tua
- Membuat karya sains serta menanam atau beternak
- Tahfidz shubuh dan ashar bersama ustadz habib
- Muroja’ah habis maghrib
- Main di rumah bersama adik dan keluarga
Kegiatan membantu orangtua dengan stimulant insaniah atau bisa disebut sebagai motoric halus contoh : ajak anak untuk membantu segala kegiatan orang tua, baik itu memcuci piring, menyapu, gosok, yang terpenting libatkan anak dalam setiap kegiatan. Di akhir sesi ustadzah nurul menyampaikan untuk tetap istiqomah dalam berdakwah karena berdakwah bagaikan menggenggam bara api, banyak cobaan dan ujian yang datang mulai dari rasa bosan, malas, capek, lelah, dan lain lain.
Sambutan Kepala Madrasah
Oleh Ustadzah Nunung Isnaini Dwiningsih S.si. M. Kom
Buatlah target pembelajaran selama di rumah, optimalkan waktu untuk terus belajar dan memperbaiki diri, bersabar dengan ujian yang datang dari Allah S.W.T , harus kuat dan sabar, alur komunikasi, karena desain kurikulum pondok pesantren bait qur’any merujuk pada aqidah dan syariah. Teruntuk orang tua jangan pernah mengeluh atas sesuatu takdir yang sudah ditetapkan oleh Allah, ada beberapa wali santri yang menanyakan kapan ananda bisa kepondok? Tentu hal ini tidak mudah karena ketika pondok pesantren akan diaktifkan kegiatan pembelajaran, banyak sekali prosedur yang harus dilalui bahkan hal fatal dapat terjadi pada nyawa seorang guru dan juga murid. Semoga dapat dipahami bersama, dan ibu nunung menutup kegiatan mawa dengan mengumumkan perihal pembagian raport yang akan dilaksanakan per sesi dari kelas 7 sampai kelas 12.
