Program Berfikir Dengan Al-Qur’an
Teknologi berfikir
🔵Setiap perbuatan manusia itu dibentuk dari pengetahuan yang kita miliki. Jika pengetahuan atau fikiran kita buruk, maka akan membentuk perbuatan yang buruk, dan jika fikiran atau pengetahuan kita baik, maka akan membuat perbuatan baik pula.
🔴Pengetahuan membatik 2 pemikiran yakni :
- Fikiran positif adalah fikiran yang sesuai dengan Al-Qur’an wa Sunnah.
- Fikiran negatif adalah fikiran yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah.
🟡Jika seseorang sudah terlanjur berfikir negatif Contohnya :
Jika seorang ibu Melihat anak yang biasa dirumah dengan kita, belajar dan diskusi dengan kita, lalu anak tersebut harus menuntut ilmu di tempat yang jauh, tanpa kita sadari hati seorang ibu akan sedih. Nah itu lah yang disebut fikiran negatif. Bagaimana cara menghilangkan fikiran negatif tersebut dan mengontrolnya ?
yakni dengan mengikhlaskan anak untuk menuntut ilmu karena Allah, percaya bahwa anak itu amanah Allah, yang mana ia mempunyai kewajiban untuk menuntut ilmu, dan dengan ilmu tersebut kita percaya bahwa akan menghantarkan kita ke surganya Allah. Maka sedih akan hilang, dan fikiran negatif pun akan hilang.
Karena fikiran negatif itu bisa dikendalikan dan dikontrol oleh diri kita sendiri.
⚪Jika seseorang itu bersalah ada 2 kemungkinan yakni :
- Mereka melakukan itu karena kurangnya ilmu.
- Kalau anak umur 7 tahun sampai 12 tahun, ada kemungkinan dia tau ilmunya tetapi tidak tergambar bagaimana menerapkan ilmu tersebut.
Mau pilih fikiran positif dan fikiran negatif adalah pilihan, karena semua fikiran dan perbuatan itu bisa dilatih. Dan isi pemikiran itu melahirkan tindakan.
🟢Dua Macam keyakinan :
- Keyakinan memberdayakan : keyakinan yang mendukung kita mencapai hasil yang kita inginkan.
- Keyakinan yang membatasi : keyakinan yang menghambat kita mencapai hasil yang kita inginkan.
🟠Menurut Robert dilts, keyakinan penghambat adalah penghambat yang membuat kita :
- hopelessness ( Putus asa )
- helpplessness ( tidak berdaya )
- worth
🔵Keyakinan penghambat akan membatasi potensi kemampuan kita
- hasil jelek > keyakinan bahwa sulit / tidakungkin > potensi terhambat > Ikhtiar tidak maksimal > hasil jelek.
- masak nggak enak > saya memang tidak jago masak > potensi terhambat > masak semampunya > masakan tetap enggak enak.
- Nilai matematika jelek > saya tidak jago matematika > potensi terhambat > malas-malasan belajar matematika > Nilai matematika.
🔴Cek apakah ada hasil yang tidak berubah, meskipun sudah berusaha :
- apa yang anda yakini tentang aktivitas itu ?
Contohnya : jika dalam belajar, ketika di awal pemikiran nya sudah mengatakan tidak bisa, malu. Maka yang di hasilkan juga akan tidak bisa dan malu. - apa yang anda yakini tentang kemampuan terkait aktivitas tersebut. Contohnya :
Jika kita ditunjuk untuk jadi pemateri, tapi dalam fikiran kita sudah mengatakan tidak mampu. Maka hasil tindakan yang ia kerjakan juga pasti akan jelek dan tidak mampu.
🟢Pikiran kita ada dua :
- Sadar ( 12%)
- Bawah sadar ( 88%)
Pikiran bawah sadar itu lebih banyak ketimbang pikiran sadar nya. Dan semua fikiran itu bisa dilatih oleh semua manusia.
⚪Ada 4 keadaan pikiran manusia :
- Beta : keadaan sadar, normal, sibuk, banyak pikiran.
- Alfa : berangan-angan / berfikir rileks, mediatif
- Theta : Trans mendalam
- Delta : tertidur atau tidak sadar.
🟡Cara menembus critical area dan menjangkau pikiran bawah sadar
EKSOIT
- Emosi : jika anak sedang marah, sedih, menangis, disaat itulah critical area sedang terbuka, maka jika ada anak sedang marah atau sedih, tugas orang tua untuk memberi pemahaman tentang marah dan sedihnya karena Allah.
- kelompok : berkumpul dengan orang yang Sholeh, pada saat berkelompok critical area kita juga sedang terbuka. Dan dari kelompok tersebut bisa menentukan sikap baik dan buruk kita. Maka dari itu di anjurkan untuk berkumpul dengan orang-orang Sholih.
- senior : biasanya Figur atau guru itu mempengaruhi pola pikir dan sikap kita.
- orang tua : jika orang tua bicara, maka critical area anak akan terbuka. Jika pembicaraan baik, akan menghasilkan tindakan yang baik. Begitupun sebaliknya.
- Ibadah : saat ibadah, critical area kita terbuka. Saat shalat, shalat tahajud dan Sunnah.
- Tidur : sebelum tidur, dan bangun tidur, critical area kita juga terbuka. Maka di anjurkan untuk berdo’a dan berdzikir kepada Allah.
✅Jadi setiap tindakan seseorang itu pasti dikendalikan oleh fikirannya, dan fikiran itu bisa kita latih dengan menambah wawasan atau pengetahuan tentang Ilmunya Allah.
Baik dan buruknya menurut Allah dan Rasul-Nya.
