KAJIAN USTADZ NURUL HABIBBURAHMANUDDIN
SENIN, 02 NOVEMBER 2020
▶️ QS Al-Muthoffifin menjelaskan tentang berlaku curang. Semua kecurangan umum yang kecil, tidak hanya berlaku dalam jual beli/perekonomian namun juga dalam ukhuwah dan kehidupan sehari-hari. Toleransi yang dikatakan Al-Muthoffifin adalah 2x berlaku curang atau berbohong. Jika sudah lebih dari itu bisa dikatakan sebagai Mukadzibiin (pendusta)
7️⃣ Allah dengan jelas mencela dan memurkai perbuatan curang dan melarang kaum muslimin untuk melakukan perbuatan curang dan menipu.
▶️ Dikatakan sbg Al-Fujjar (pendurhaka, pelaku maksiat)
▶️ Catatan semua amalan kita (baik ucapan, perbuatan atau bisikan hati) tidak ada satupun yang terlewat dan semua sudah tercatat khusus dalam sijjin (kumpulan /catatan perbuatan)
📛🚫 Al-Fujjar: Catatannya sdh terdaftar dan tertempel di pintu neraka
8️⃣ Malaikat pencatat amal tdk sedikitpun terluput/terlewat. Mereka mencatat dan membukukan amal perbuatan manusia. Kejahatan dan kezhaliman orang-orang durhaka tercatat utuh, rapi dan detil di dalam sijjin dan tidak ada yang mengetahui apa itu sijjin kecuali Allah yang memberitahukan/menjelaskan
9️⃣ Allah menjelaskan tentang sijjin yaitu kitab yang tertulis. Kitab yang dipahat di wadah yang keras & tidak bisa dirubah selama-lama nya. Perbuatan yang kita lakukan akan dicatat selama2 nya dan tidak akan pernah hilang dan di hari kebangkitan semuanya akan diperlihatkan.
🔟 Celakalah pada hari kiamat dimana orang2 yang suka berdusta, merugikan dlm segi harta. Kecurangan yang sedikit bisa menjadikan dirinya sebagai pendusta. Sesuatu yg dianggap kecil bagi kita akan menjadi besar karena dilakukan terus menerus.
1️⃣1️⃣ Orang2 yang mendustakan hari pembalasan. Mereka (orang2 kafir) tidak membenarkan akan terjadinya hari kiamat dan menolak namanya hari pembalasan.
1️⃣2️⃣ Sebuah kecelakaan yang besar. Karena saat itu tak ada penyesalan yang berguna.
▶ Terkait makna مُعْتَدٍ yaitu dosa perbuatan, mendzolimi orang lain seperti mengambil harta orang lain tanpa hak, menipu orang lain dll.
▶️ Terkait makna أَثِيمٌ yaitu dosa yang berkaitan dg perkataannnya, seperti berdusta (mendzolimi diri sendiri). Sudah melampaui batas dalam amal perbuatannya, misalnya gemar mengerjakan hal-hal yang diharamkan dan melampaui batas dalam menggunakan hal-hal yang diperbolehkan Jika berbicara, dusta; jika berjanji, menyalahinya; dan jika bertengkar, curang (melampaui batas).
1️⃣3️⃣ Ketika diberitahukan, mereka mengingkari (mendustakan Ayat Allah).
Semoga kita semua terhindar dari sifat curang, pendusta, dan perdurhaka serta termasuk golongan orang2 yang beruntung. Yang sudah terterakan namanya di pohon surga Allah.. Aamiin 🤲🏻🤲🏻 Mohon maaf apabila ada kekurangan dan kesalahan.
🌱🌱🌱Jazakumullah khoiron katsir 💐💐💐
